pagi ini rencana gue adalah jogging bareng asbil, bela, eno, dan ajri. Jam setengah 6 gue udah rapi dan cantik make training pink. Rencana gue nebeng bokap di acc, pas izin ke nyokap dengan minta duit... ternyata nggak dikasih. itu artinya gue gak boleh pergi. Alesan nyokap, gue olahraga di rumah aja keliling komplek dan katanya juga gue harus rapiin buku2 gue. karena setelah hari sabtu yang lalu, gue resmi kelas 12.
ya, Gue kelas 12. artinya, kelas 3 SMA. wow.
Gue mikir mikir sambil nyuci piring. (gue gak tau kenapa nyuci piring aja mikir)
hm.. waktu cepat sekali berlalu. Gue masih ingat gimana gue melewati mos, kemudian di tahun berikutnya gue merasakan nge mos. sekarang, beberapa bulan lagi gue bakal jadi alumni. Ini agak mengganggu pikiran gue karena disaat gue masih imut-imut, gue udah harus jadi mahasiswa. ehm, narsis dikit.
Beberapa hari yang lalu, nenek gue baru pulang dari mekkah. Beliau terlihat agak ceria, tapi tetap... masih pelupa. Mungkin memang faktor usia, kata Nyokap, tua nya orang berbeda-beda. Nenek gue menua dengan ingatan yang lama-lama memudar. hampir setiap jam nenek gue nanyain kemana dompetnya. Tapi Nyokap sering mengingatkan gue, kita harus sabar.
Suatu waktu, nenek gue masuk ke kamar ketika gue lagi tiduran main Klondike di hp. Gue addicted sama itu game gara-gara gak pernah menang. Kamar gue termasuk yang jarang dimasuki orang kecuali nyokap yang suka tiba-tiba masuk dan nge gosip dini hari. Nenek gue pun duduk di ujung tempat tidur. gue langsung duduk.
"nenek mau pulang" katanya.
"pulang kemana?" tanya gue yang masih mandangin hp.
"pulang ke rumah nenek lah" jawabnya dengan logat melayu-nya. Keluarga gue dari sisi Nyokap dan Bokap berkampung halaman di Sumatera Barat. Tapi dari pihak nyokap, hampir sebagian besar di Medan. Termasuk rumah nenek gue. Tapi kini rumah yang di medan lagi kosong, berhubung ke delapan anak nenek gue udah mencar ke berbagai daerah. Kakek gue udah lama meninggal. Karena anak-anaknya gak tega biarin orang tuanya sendirian di rumah yg cukup besar itu, akhirnya nenek gue tinggal sama anak perempuannya di Bogor.
"ini kan rumah nenek. disini aja" jawab gue yang maksud gue adalah kita udah di rumah yang sama. nenek gue ketawa sambil nepok paha gue.
"haha, rumah nenek yang di Medan lah." katanya. lalu ia terdiam. Tak lama kemudian ia melanjutkan "nenek rindu rumah yang di Medan. Kasian gak ada yang urus"
gue malah yang terdiam. trus gue jawab aja seadanya "ada orang kok, tenang aja nek"
terus nenek gue narik nafas. Kemudian dia nanya "mama femi mana?"
femi adalah nama tante gue, yang baru aja tadi siang balik ke Medan setelah beberapa hari di bogor dan nemenin nenek gue ke mekah. karena nggak enak bilang udah pulang, gue jawab aja tante gue lagi ke luar beli oleh-oleh.
trus dia nanya "tapi kesini lagi kan? belum pulang ke medan?" tanya nya agak panik. gue berusaha menenangkan dan meyakinkan. kemudian ia keluar kamar. Ia sempat berhenti di pintu kamar kemudian nanya lagi
"kalo mama kemana?" tanya nya.
"mamanya ulfa?" tanya gue buat meyakinkan
"iya mama kemana"
"oh, lagi keluar, sebentar lagi pulang" jawab gue. kemudian ia berjalan beberapa langkah dan kembali menanyakan hal yang sama.
Gue speechless kalo lagi merenung habis ngobrol sama nenek gue. Gue masih ingat beberapa tahun yang lalu, Beliau adalah sosok yang paling gue takuti. Beliau orang yang tegas. Sangat tegas. Buktinya, ia berhasil membuat sukses kedelapan anaknya. Tapi kini Beliau jauh dari sosoknya yang dulu. Beliau sudah sangat lemah fisiknya, pula lemah ingatannya.
Tapi yang gue kagumi dari nenek gue, walaupun dia pelupa, ia tidak pernah melupakan anak-anaknya dan suaminya. Ia masih ingat dan sering bercerita tentang masa muda nya. Dan hebatnya lagi, semua om dan tante gue mau merawat nenek gue dan sangat menyayanginya. Om-om gue yang dokter sering menelepon menanyakan kabar dan memberi saran ke Nyokap tentang vitamin yang harus diberikan ke nenek gue. Om gue yang lain juga sering datang ke rumah sekedar mengunjungi dan mengajak jalan-jalan ibu nya. Keren.
Gue suka membayagkan bagaimana tua gue nanti. apakah anak gue masih mau mengurusi gue walau gue sangat merepotkan?
Time changes, people grow. Baby becomes kid, Kid become Teen, Teen become adult, and Adult become old.
Gue memasuki kelas 12, artinya gue tumbuh. Mengingat beberapa hari lagi, umur gue genap bertambah 1 tahun. Artinya, semua harus berubah. tinggalin semua kejelekan masa lalu. Berubah jadi lebih baik lagi, agar akhirnya tak ada penyesalan.
time changes, people grow
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar