Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

dia

susah untuk melihat ke dalam dirinya. untuk sekedar tahu apa mau nya, bagaimana perasaan nya, apa yg di pikirkannya. sulit...
ya, sulit sekali untuk mengetahuinya.

dia baik, manis, sikapnya sangat lembut.
dia baik, kata katanya begitu enak di dengar.
tapi ketika dia jahat, semua kebaikannya itu hilang. bukan mau ku, tapi begitulah rasanya.

dia sulit di tebak.
dia membiarkan aku menangis.
dia membiarkan aku terbang, kemudian terjatuh.
dia membiarkan aku berharap, kemudian kecewa.
dia membiarkan aku terjebak dalam miliaran pertanyaan tentangnya.

terkadang dia adalah dia, terkadang dia orang lain.

aku terbiasa dengannya ketika dia bersikap amat ramah.
aku terbiasa dengannya ketika dia sangat memperhatikan setiap detail ku.
aku terbiasa dengannya ketika dia tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan ku.
aku terbiasa dengannya ketika dia bersikap dingin, dan tidak peduli.

dia tidak pernah meminta ku untuk mengerti dia, tapi dia menuntut ku untuk mengerti siapa dia.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar